Xi Jinping Berkomitmen Bantu Penyelesaian Sengketa Batas Thailand-Kamboja
Hukum

Xi Jinping Berkomitmen Bantu Penyelesaian Sengketa Batas Thailand-Kamboja

Nadir Media - Presiden China Xi Jinping berjanji akan terus membantu Thailand dan Kamboja menyelesaikan sengketa wilayah yang telah berlangsung lama secara tepat dan damai. Janji tersebut disampaikan dalam pertemuan terpisah dengan pemimpin kedua negara di Shanghai.

Awal Kejadian

Ketegangan antara Kamboja dan Thailand telah berlangsung lama dan kembali meningkat pada Mei 2025. Bentrokan yang terjadi selama lima hari pada Juli tahun lalu mengakibatkan lebih dari 30 orang tewas. Pada Oktober, kedua pemimpin menandatangani perjanjian damai dengan disaksikan oleh Presiden AS Donald Trump.

Perkembangan

Namun, bentrokan perbatasan kembali pecah pada Desember lalu, yang menyebabkan lebih dari 40 tentara dan warga sipil tewas serta memaksa ratusan ribu orang mengungsi. Kedua negara kemudian menyepakati gencatan senjata pada akhir bulan tersebut setelah melalui mediasi yang melibatkan Trump dan China. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, Xi berharap agar kedua negara tetap berkomitmen pada jalur dialog. Sementara itu, kepada Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, Xi menekankan pentingnya konsolidasi gencatan senjata dan pembangunan rasa saling percaya antara kedua negara.

Kondisi Terakhir

Kedua perdana menteri berada di Shanghai untuk menghadiri Konferensi Kecerdasan Buatan Sedunia (WAIC). Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa kedua pemimpin mengapresiasi peran China dalam mendorong proses perdamaian. Selain isu perbatasan, Xi juga sepakat untuk bekerja sama dalam memberantas kejahatan lintas batas, seperti judi daring dan penipuan telekomunikasi.

You can share this post!