Wakapolda NTT Soroti Pentingnya Perlindungan Anak dan Perempuan
RRI.CO.ID, Kupang - Wakapolda NTT Brigadir Jenderal (Pol) Baskoro Tri Prabowo menyoroti pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Hal itu disampaikan Wakapolda NTT Brigjen TNI (Pol) Baskoro Tri Prabowo di hadapa personel Polda NTT, Rabu lalu.
Dalam siaran pers diterima RRI, Jumat, 20 Februari 2026, Wakapolda menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan fungsi PPA dan PPO di Polda NTT merupakan wujud nyata panggilan nurani institusi dalam memastikan perlindungan terhadap kelompok rentan. “PPA dan PPO tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan edukasi kepada masyarakat serta penguatan lintas sektoral guna memutus mata rantai permasalahan sejak dini,” katanya.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada yang diduga akibat tindakan bunuh diri. Peristiwa tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, tekanan sosial, serta lingkungan pergaulan anak dan remaja.
“Anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi dan jaga bersama. Peristiwa ini menjadi duka bersama, bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi kita semua,” ucapnya dengan penuh keprihatinan.
Dalam upaya pencegahan, ia mendorong pemberdayaan peran Polwan dalam melakukan pendekatan edukatif ke sekolah-sekolah, sebagaimana yang telah dilakukan Polwan Polres Lembata melalui sosialisasi hukum, lalu lintas, KUHP, Undang-Undang Perlindungan Anak, hingga sistem peradilan anak kepada para pelajar.
“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak memahami hukum yang berlaku di Indonesia, sehingga terhindar menjadi korban kejahatan maupun melakukan pelanggaran hukum. Saya berharap hal ini menjadi contoh bagi seluruh satker dan polres jajaran,” ucapnya. (VFZ)




