Verstappen Tuding Norris Ganggu Lap Terakhir di Kualifikasi Marina Bay
Juara Formula 1 empat kali, Max Verstappen, meraih posisi kedua di grid untuk balapan di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay. "Anda bisa berterima kasih kepada teman Anda untuk itu. Keberuntungan yang sulit," kata insinyur balap Verstappen, Gianpiero Lambiase, melalui radio tim.
Verstappen menuduh rivalnya, Lando Norris, dari McLaren merusak lap terakhirnya saat berbicara dengan David Coulthard setelah sesi.
"Itulah yang terjadi ketika ada mobil di depan Anda yang meluncur dua detik di depan. Itu dicatat, itu akan diingat juga," jelas Verstappen.
Ketika ditanya pembalap mana yang ia maksud, pembalap Belanda mengklarifikasi, "Bukan Oscar Piastri. Jadi itu sedikit memalukan, jika tidak, saya pikir itu bisa saja hampir saja menjadi yang terdepan.
"Di sini selalu sangat menarik saat kualifikasi. Tentu saja saya kecewa karena tidak menjadi yang pertama, tetapi bagi kami akhir pekan ini sejauh ini sangat bagus. Mobil ini sangat kompetitif, jadi bagi kami untuk berada di urutan kedua lagi sudah sangat bagus."
Ia kemudian mengklarifikasi bahwa itu memang Norris.
Tayangan ulang menunjukkan bahwa Norris berada di depan pembalap Red Bull di chicane terakhir saat putaran terakhirnya, namun juara F1 2009 Jenson Button berpendapat bahwa pembalap McLaren itu tidak diharuskan untuk bergerak sebelum chicane.
"Dengan mobil-mobil ini, Anda akan terpengaruh oleh mobil lain beberapa detik di depan, dan itu menyebalkan, tetapi itulah mengapa mereka segera bergerak," ucap Button di Sky Sports F1.
"Saya rasa dia frustrasi karena Lando tidak pindah sebelum chicane. Dia tidak harus melakukannya sesuai peraturan, tapi itu jelas melukai bagian depan mobilnya saat dia berbelok ke tikungan dan membuatnya keluar dari jalur."




