Prajurit TMMD 127 Terluka Terpijak Paku, Segera Dapat Penanganan Medis
TAPSEL - Aktivitas pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan kembali diwarnai insiden kecil. Seorang prajurit Satgas mengalami luka pada kaki setelah terpijak paku saat bekerja di Huta Tonga, Kecamatan Angkola Sangkunur, Rabu, (25/2/2026).
Peristiwa itu terjadi ketika personel Satgas tengah mengerjakan bagian konstruksi RTLH yang menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD. Material bangunan yang berserakan di lokasi diduga menjadi penyebab prajurit tersebut menginjak paku. Tim medis Satgas yang dipimpin Sertu A. Siregar bergerak cepat memberikan penanganan di lapangan. Luka prajurit segera dibersihkan dan diobati guna mencegah infeksi, sebelum yang bersangkutan diminta beristirahat sementara dari aktivitas berat. Sertu A. Siregar mengatakan penanganan dini penting untuk memastikan kondisi personel tetap prima selama program berlangsung. “Kami langsung lakukan perawatan agar luka tidak berkembang dan prajurit bisa segera pulih,” ujarnya. Program TMMD ke-127 di wilayah Angkola Sangkunur saat ini memang tengah dikebut, terutama pembangunan RTLH bagi warga. Tingginya intensitas kerja di area konstruksi membuat risiko cedera ringan tetap ada. Meski begitu, Satgas memastikan aspek kesehatan dan keselamatan prajurit tetap menjadi perhatian selama pelaksanaan TMMD. Hingga kini, pengerjaan RTLH di Huta Tonga masih berlangsung dengan melibatkan prajurit bersama masyarakat setempat secara gotong royong.
Editor: Arafat
Kategori: Umum, Tapanuli Selatan
Berita Sebelumnya Belanja ke Pasar, Prajurit TMMD 127 Siapkan Menu Berbuka di Sangkunur
Berita Selanjutnya Danrem Kawal Samudra Turun ke Lokasi TMMD 127 di Sangkunur




