Nadir Media - RRI.CO.ID, Jakarta - Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 beroperasi pada 13 – 30 Maret 2026 di Kementerian Perhubungan. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi nasional untuk memantau kondisi operasional transportasi selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Berdasarkan pantauan RRI di posko ini merangkum jumlah pemudik yang menggunakan jasa kapal penyeberangan milik PT ASDP Indonesia Ferry di 16 pelabuhan penyeberangan. Terjadi peningkatan persentase penumpang maupun kendaraan pada periode 16 – 17 Maret 2026.
Jumlah penumpang pada 16 Maret sebanyak 269.663 orang, sedangkan pada 17 Maret mencapai 309.489 dan terjadi peningkatan 14,77 persen. Kendaraan yang menyeberang pada 16 Maret 2026 tercatat 66.378 unit dan sebanyak 80.479 pada 17 Maret 2026, sehingga terjadi peningkatan 21,24 persen.
Sementara, PT Pelni mencatat terjadi peningkatan penumpang sebesar 42 persen pada 17 – 18 Maret. Sebanyak 16.211 penumpang tercatat pada 17 Maret 2026 dan pada 18 Maret 2026 terdata 28.078 penumpang menggunakan jasa kapal PT Pelni yang tersebar di 88 pelabuhan.
PT Jasa Raharja mencatat sebanyak 190 pemudik tewas dalam kasus kecelakaan lalu-lintas (laka lantas). Data itu merupakan kasus yang terjadi dalam periode 13 – 18 Maret 2026 selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Adapun dari 190 pemudik yang tewas, sebanyak 103 di antaranya telah dibayarkan klaim santunannya hingga Rabu, 18 Maret 2026. Secara total untuk periode 13 – 18 Maret 2026 jumlah kasus laka-lantas yang terjadi selama arus mudik mencapai 1.127 kasus dengan total korban mencapai 1.856 orang.
Kata Kunci / Tags
ASDP Jasa Rajaharja Kemenhub Mudik Lebaran 1447 H Posko Terpadu Lebaran Pt pelni