Polisi Selidiki Dugaan Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator di Tasikmalaya
Sumber Foto: RRI.co.id
Hiburan

Polisi Selidiki Dugaan Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator di Tasikmalaya

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Polres Tasikmalaya Kota telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus yang menyeret seorang konten kreator lokal. Kasus ini terkait dugaan eksploitasi anak yang sebelumnya dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Pemeriksaan saksi dilakukan kepolisian, termasuk terhadap saksi yang masih dibawah umur. “Kami berhati-hati dalam prosesnya. Kami terus melakukan pendalaman,” kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, Senin 26 Januari 2026.

Tidak hanya saksi, Herman juga mengatakan, penyidik telah memintai keterangan terlapor. Dalam pemeriksaan tersebut, terlapor mengakui perbuatannya mengunggah konten yang menuai polemik di media sosial.

“Iya, yang bersangkutan mengakui memposting video yang viral menggunakan baju sekolah,” katanya.

Sementara terkait dengan dugaan lain di luar konten viral itu, pihaknya kata Herman, masih terus melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi lainnya.“Laporan lain, masih kami dalami,” ujarnya.

Kepolisian kata Herman, secara resmi baru menerima satu laporan yakni terkait video yang sempat viral. “Yang lainnya masih kami lengkapi, apakah ada unsur pidananya atau tidak. Termasuk mengkaji pasal yang tepat, untuk dikenakan pada terlapor, apakah masuk ke undang-undang yang baru atau tidak,” kata Herman.

Saat ini lanjut Herman, Kepolisian memfokuskan pemeriksaan pada keterangan saksi-saksi lain, sebelum kembali memanggil pihak yang diduga sebagai pelaku.“kami perdalam dulu keterangan saksi lain sebagai bahan pemeriksaan berikutnya terhadap terduga pelaku,” ujarnya

Sebelumnya kasus ini mencuat setelah viralnya konten bertema “pacar bayaran” yang melibatkan pelajar. Mayoritas korban diketahui masih di bawah umur.