Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Besel) telah menyiapkan lahan seluas 50 hektar di Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga, untuk pembangunan Batalyon Yonif TP 870/Lamaindo. Hal ini diumumkan dalam sebuah tinjauan yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama Badan Sarana Pertahanan.
Samsul Bahari, perwakilan dari Badan Sarana Pertahanan, menyatakan bahwa hasil peninjauan menunjukkan bahwa kontur tanah dan legalitas lahan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Kesiapan lahan ini menjadi langkah penting dalam proses pembangunan yang direncanakan.
Pembangunan Batalyon di wilayah Batauga dianggap strategis karena lokasinya yang berdekatan dengan pusat pemerintahan, termasuk kantor Bupati dan Markas Brimob. Keberadaan batalyon di daerah ini diharapkan dapat mendukung keamanan dan ketertiban di kawasan tersebut.
Proses pematangan lahan dijadwalkan dimulai pada bulan Agustus mendatang. Sementara itu, 565 prajurit yang akan bertugas di Batalyon ini direncanakan mulai aktif pada awal bulan November setelah menyelesaikan pendidikan yang sedang mereka jalani saat ini.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pertahanan dan keamanan di wilayah Buton Selatan.