Pengembangan Pedestrian Nagoya Jadi Pusat Ekonomi Wisata Batam
Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau mulai memfokuskan pengembangan pedestrian di kawasan Nagoya hingga Harbourbay yang diproyeksikan menjadi pusat ekonomi wisata.
Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto di Batam, Jumat mengatakan kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai koridor wisata perkotaan yang nyaman dan berdaya tarik.
“Kami melihat pedestrian ini bisa menjadi ruang publik yang hidup, bukan sekadar jalur pejalan kaki, tetapi juga bagian dari destinasi wisata,” ujarnya.
Penataan direncanakan mencakup peningkatan kualitas pedestrian, penyeberangan jalan, serta fasilitas pendukung kebersihan dan kenyamanan pengunjung.
Ia menjelaskan koridor sepanjang sekitar 4,7 kilometer ini diproyeksikan menjadi kawasan yang ramah bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Menurut Mouris, penataan ruang publik ini juga diharapkan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM di sepanjang kawasan Nagoya Heritage.
Kios-kios akan ditata ulang agar tampil lebih rapi dan menarik tanpa menghilangkan karakter kawasan.
Sebelum penataan fisik dilakukan, BP Batam mendorong digelarnya berbagai kegiatan dan event untuk menghidupkan kawasan sekaligus mengukur potensi kunjungan.
Kata Mouris, momentum Imlek dan Idul Fitri akan dimanfaatkan sebagai ajang awal aktivasi kawasan.
“Kalau kawasan sudah ramai dan nyaman, penataan akan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.
Pengembangan Nagoya Heritage direncanakan berlangsung secara bertahap mulai 2026 melalui kolaborasi antara BP Batam, Pemerintah Kota Batam, pelaku usaha, dan asosiasi terkait, sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang publik dan destinasi wisata baru di Batam.




