Pendidikan Terganggu: Konten Viral Diduga Melecehkan Al Quran di Bulukumba
Sumber Foto: Warta Bulukumba
Hiburan

Pendidikan Terganggu: Konten Viral Diduga Melecehkan Al Quran di Bulukumba

Warta Bulukumba - Malam itu, cahaya layar ponsel memantul di wajah-wajah yang awalnya santai. Dalam sebuah konten, dua konten kreator tertawa lepas. Lalu terdengar ayat suci diucapkan, disusul pelesetan yang mengundang tawa. Namun di balik layar, suasananya berbeda. Ada yang terdiam. Ada yang mengernyit. Ada pula yang langsung menekan tombol rekam.

Rika Arlianti DM, seorang penulis dan pengajar di Bulukumba, mengaku menyaksikan potongan video itu dengan perasaan campur aduk.

“Saya terdiam beberapa detik. Bukan karena marah duluan, tapi karena kaget. Ayat suci diperlakukan seperti bahan komedi,” ujarnya saat dihubungi pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Di luar sana, angin pesisir Sulawesi Selatan tetap berembus tenang. Namun di jagat digital, riak kecil itu berubah menjadi gelombang besar. Video berdurasi singkat tersebut menyebar dalam hitungan menit, memantik kecaman luas dan laporan dugaan penistaan agama berupa pelecehan Al Quran ke Polres Bulukumba.

Bukan semata kesalahan kreator

Dalam video yang beredar, ayat dibacakan, lalu ditanggapi dengan pelesetan makna yang menyimpang dari arti sebenarnya. Bagi sebagian orang, itu mungkin sekadar “seru-seruan”. Namun bagi sebagian besar umat Islam, tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penodaan terhadap kitab suci.

Buku & Sastra

Kedua konten kreator akhirnya mendatangi kantor kepolisian untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf. Penanganan dilakukan oleh Polres Bulukumba dengan melibatkan tokoh agama guna memberikan pembinaan dan pemahaman. Kasus ini sempat dilaporkan sebagai dugaan penistaan agama oleh sejumlah warga.