Nadir Media - Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menegaskan pelaksanaan Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan momentum refleksi bersama dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak di daerah.
"Evaluasi mandiri KLA merupakan sarana untuk menilai secara komprehensif sejauh mana komitmen, sinergi, dan upaya nyata yang telah dilakukan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kabupaten Barito Utara sebagai daerah yang benar-benar layak anak," kata Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum Ardian di Muara Teweh, Kamis.
Menurut dia, penyelenggaraan evaluasi mandiri ini bukanlah sekadar pemenuhan indikator semata, tetapi menjadi momentum refleksi bersama untuk melihat sejauh mana komitmen dan kerja nyata kita dalam menjamin hak-hak anak serta perlindungan khusus bagi anak di Kabupaten Barito Utara.
Hasil evaluasi tahun sebelumnya, kata dia, harus dijadikan sebagai bahan pembelajaran yang bermakna. Berbagai capaian yang telah diraih patut diapresiasi sebagai hasil kolaborasi bersama, sementara indikator yang masih memerlukan penguatan harus segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Pada pelaksanaan evaluasi tahun ini, dia meminta agar seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan melakukan pengisian data secara objektif, jujur, lengkap, serta didukung bukti yang valid.
“Tidak boleh ada data yang terlewat maupun tidak terdokumentasikan dengan baik, karena setiap indikator memiliki kontribusi signifikan terhadap penilaian akhir sekaligus menjadi gambaran nyata kinerja kita dalam pembangunan berbasis hak anak,” tegasnya pada rapat gugus tugas Kabupaten Layak Anak dalam rangka pelaksanaan Evaluasi Mandiri KLA 2026.
Dia mendorong penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor agar data yang diinput benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, evaluasi ini bukan semata-mata tentang perolehan predikat, melainkan wujud tanggung jawab moral terhadap masa depan anak-anak di Kabupaten Barito Utara.
Kepada seluruh perangkat daerah diharapkan dapat mengoptimalkan program yang berorientasi pada pemenuhan hak dan perlindungan anak. Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, ia meyakini Kabupaten Barito Utara mampu mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan ramah bagi anak.