Oknum Guru SLB Yogyakarta Ditarik ke Disdikpora Usai Diduga Lakukan Pelecehan
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Oknum guru sekolah luar biasa (SLB) di Yogyakarta kini sudah tidak lagi mengajar dan dipindahtugaskan karena diduga melakukan pelecehan terhadap anak.
Sementara itu, dari pihak keluarga korban juga telah melaporkan kasus ini ke polisi.
Kepala Dinas Pendidika Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Suhirman mengatakan, oknum guru tersebut dipindahtugaskan dari SLB ke kantor Disdikpora untuk melancarkan proses pemeriksaan melalui tim khusus.
“Tempat kami nanti (dipindah ke Disdikpora DIY), iya (tidak mengajar),” kata Suhirman, Jumat (20/2/2026).
Ia menyampaikan, bahwa guru tersebut sudah mengakui perbuatannya.
Namun, sementara ini pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menggali peristiwa secara detail.
“Mengakui ke kepala sekolahnya,” imbuhnya.
Terkait ancaman sanksi bagi oknum tersebut, Suhirman menjelaskan, hal ini perlu dilakukan serangkaian tahapan pemeriksaan. Meski begitu, ia menegaskan, akan mengambil tindakan sesuai dengan regulasi.
“Kita bentuk tim, setelah itu ada satgas baru kita tentukan. Gunakan PP 94 kan harus sesuai dengan regulasi,” katanya.
Korban Melapor ke Polisi
Sementara itu, Hilmi Miftahzen, selaku Kuasa hukum korban mengatakan, ia bersama keluarga korban telah melaporkan kasus dugaan pelecehan ini ke polisi.
“Jadi pelaporan ini dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Yogyakarta. Kita belum bisa menyebutkan (sekolah) karena masih dalam proses oleh penyidik PPA,” ujarnya saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Jumat (20/2/2026).
Sementara ini, ia belum bisa mengungkapkan kronologi peristiwa secara rinci.
Namun, ia mengatakan, kejadian dugaan pelecehan itu berlangsung pada sebelum Desember 2025.
“Kejadiannya itu kalau tidak salah keterangan dari korban dan keluarga sebelum Desember 2025, jadi November dan Desember sekitar di dua bulan itu,” katanya.
“Penyidik baru menggali faktanya dari korban langsung,” imbuhnya.




