Akademisi Nadirsyah Hosen menilai santri perlu mengambil peran dalam politik. Namun, keterlibatan tersebut harus tetap disertai komitmen menjaga tradisi intelektual yang menjadi ciri khas pesantren.
Menurut Nadirsyah Hosen, santri tidak seharusnya menjauh dari ruang-ruang politik. Keterlibatan santri dipandang penting agar aspirasi dan nilai yang tumbuh di lingkungan pesantren dapat ikut mewarnai kebijakan publik.
Di saat yang sama, ia mengingatkan agar aktivitas politik tidak membuat santri meninggalkan tradisi intelektual pesantren. Tradisi tersebut mencakup kebiasaan belajar, berdiskusi, dan mengembangkan pemikiran keagamaan yang menjadi fondasi pendidikan pesantren.