Mitos Perawatan Rumah yang Harus Ditinggalkan
KOMPAS.com - Perawatan rumah yang bertujuan menjaga kondisi bangunan tetap prima justru bisa menimbulkan masalah jika dilakukan berdasarkan anggapan keliru.
Dilansir dari The Spruce, sejumlah pakar perawatan rumah membagikan pandangannya tentang mitos -mitos yang masih banyak dipercaya, sekaligus memberikan alternatif yang lebih tepat. Berikut adalah penjelasannya.
Rumah baru tidak perlu perawatan
“Rumah baru sering membuat pemiliknya merasa terlalu aman,” kata desainer interior dan produk, Rachel Blindauer.
Banyak orang mengira rumah baru tidak membutuhkan perhatian khusus dalam beberapa tahun pertama.
Padahal, menurut Blindauer, justru dalam tahun pertama sering muncul masalah yang terabaikan, seperti retakan akibat penurunan bangunan, cat yang tidak mengering sempurna, atau sistem HVAC yang tidak seimbang.
Dia menyarankan pemilik rumah membuat daftar pemeriksaan pada bulan ke-6 dan ke-12 setelah rumah ditempati.
Semua temuan, meskipun terlihat kecil atau hanya bersifat kosmetik, sebaiknya didokumentasikan dengan foto karena bisa menjadi tanda masalah yang lebih besar.
Mematikan dan menghidupkan AC atau HVAC bisa menghemat energi
Anggapan bahwa mematikan dan menyalakan sistem HVAC berulang kali bisa menghemat energi juga termasuk mitos.
Menurut Tim Alagushov dari IRBIS Air, Plumbing and Electrical, cara tersebut justru sering membuat konsumsi energi sama besar atau bahkan lebih tinggi.
“Sistem harus bekerja lebih keras setiap kali dinyalakan kembali. Proses awal ini membutuhkan energi cukup besar,” ujarnya.
Selain itu, membiarkan suhu rumah terlalu panas atau terlalu dingin juga membuat sistem bekerja ekstra untuk mencapai suhu yang diinginkan.
Sistem HVAC dirancang agar beroperasi secara stabil dan efisien dalam jangka panjang, sehingga lebih baik dibiarkan menyala sesuai pengaturan yang tepat.
Waktu membersihkan jendela tidak berpengaruh
Membersihkan jendela terlihat sederhana, tapi waktu melakukannya ternyata berpengaruh.
Direktur Senior Manajemen Produk di perusahaan jendela Marvin, Chris Hurd, menyatakan bahwa jendela sebaiknya dibersihkan saat tidak terkena sinar matahari langsung.
“Paparan sinar matahari membuat cairan pembersih cepat mengering dan bisa meninggalkan bekas,” ucap Hurd.




