Masalah Baterai Hambat Fernando Alonso di Tes Pra-Musim F1 2026
Sumber Foto: KabarOto.com
Olahraga

Masalah Baterai Hambat Fernando Alonso di Tes Pra-Musim F1 2026

KabarOto.com - Sesi tes pra-musim Formula 1 2026 di Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, tidak berjalan sepenuhnya mulus bagi tim Aston Martin Aramco.

Fernando Alonso terpaksa menghabiskan waktu lebih lama di dalam garasi setelah mobil AMR26 miliknya mengalami masalah teknis pada unit daya terbaru buatan Honda.

Insiden ini menarik perhatian besar, mengingat musim 2026 merupakan tahun perdana kemitraan eksklusif antara Aston Martin dan pabrikan asal Jepang tersebut di bawah regulasi mesin yang baru.

Masalah muncul pada sesi Kamis siang (19/2), ketika sistem pemulihan energi (ERS) pada mobil Alonso dilaporkan tidak berfungsi optimal.

Berdasarkan data telemetri, terdapat ketidakkonsistenan pada pengiriman daya dari paket baterai menuju motor listrik, yang memaksa tim untuk menghentikan program pengujian demi keamanan.

Mengingat regulasi 2026 sangat bergantung pada keseimbangan antara mesin pembakaran internal dan tenaga elektrik sebesar 350kW, kendala pada baterai menjadi isu sensitif yang harus segera ditangani.

Pihak Honda Racing Corporation (HRC) bergerak cepat memberikan klarifikasi terkait situasi tersebut. Mereka mengonfirmasi bahwa ada malfungsi pada sel baterai yang menyebabkan sistem manajemen energi memutus aliran daya secara otomatis.

Kendala ini dianggap sebagai bagian dari tantangan besar dalam mengadaptasi teknologi baterai terbaru yang lebih padat energi namun harus tetap ringan sesuai regulasi berat minimum yang diperketat oleh FIA.

Menanggapi kendala tersebut, Koji Watanabe selaku Presiden HRC memberikan pernyataan resminya di sela-sela pengujian di Bahrain.

"Kami mengonfirmasi adanya anomali pada sistem penyimpanan energi (ESS) pada mobil Fernando Alonso hari ini. Ini adalah arsitektur baterai yang sepenuhnya baru untuk regulasi 2026, dan kami sedang mengumpulkan semua data untuk memahami penyebab pastinya. Meskipun mengecewakan, tes pra-musim memang bertujuan untuk menemukan batas kemampuan material sebelum balapan pertama di Melbourne dimulai," beber Koji.

Dampak dari masalah ini membuat Fernando Alonso kehilangan waktu berharga untuk menguji ban dan simulasi balap di lintasan. Pembalap veteran asal Spanyol tersebut hanya mampu melahap beberapa putaran sebelum tim memutuskan untuk melakukan inspeksi menyeluruh.

Meski demikian, Aston Martin tetap optimistis bahwa kemitraan dengan Honda akan memberikan paket yang kompetitif, mengingat reputasi Honda dalam mengatasi masalah teknis secara cepat dan efektif selama beberapa tahun terakhir di F1.

Tim teknis Honda dan Aston Martin kini bekerja lembur untuk mengganti unit baterai dan memastikan sistem kelistrikan aman untuk pengujian hari berikutnya.

Fokus utama mereka adalah memastikan bahwa integrasi antara Power Unit Honda dan sasis AMR26 tidak terganggu oleh masalah termal atau tegangan tinggi.

Hasil investigasi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan solusi permanen sebelum sesi tes resmi terakhir ditutup, guna menjamin keandalan mobil saat seri pembuka bulan depan.