Kumamoto Masters 2023: Ganda Putra Indonesia Tersisih, Hanya Tersisa Harapan dari Rahmat/Kevin dan Pram/Yere
Sumber Foto: Bolasport.com
Nadir Fokus

Kumamoto Masters 2023: Ganda Putra Indonesia Tersisih, Hanya Tersisa Harapan dari Rahmat/Kevin dan Pram/Yere

Turnamen Kumamoto Masters 2023 di Jepang dimulai dengan kabar mengecewakan bagi tim bulu tangkis Indonesia. Dari tujuh wakil yang diturunkan, lima di antaranya terpaksa mengakhiri perjuangan mereka di babak pertama, termasuk tiga pasangan ganda putra yang menjadi andalan.

Pada hari pertama turnamen yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 500 ini, Muhammad Shohibul Fikri dan Bagas Maulana menjadi salah satu pasangan yang harus mengakui keunggulan lawan. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Akira Koga dan Taichi Saito, dengan skor 18-21, 16-21. Meskipun Fikri dan Bagas mengungkapkan bahwa ada keputusan kontroversial dari wasit yang mempengaruhi konsentrasi mereka, keduanya tetap merasa hasil tersebut mengecewakan.

"Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dan tanpa cedera. Tapi hasilnya cukup mengecewakan. Kami kurang cepat beradaptasi saat memasuki lapangan," ujar Fikri dalam siaran pers.

Nasib serupa juga dialami pasangan veteran, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan, yang takluk di tangan duet Jepang, Kenya Mitsuhashi dan Hiroki Okamura. Ahsan/Hendra kalah dua gim langsung dengan skor 16-21, 14-21, menambah daftar kekalahan yang menyedihkan bagi ganda putra Indonesia.

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin juga tidak berhasil melanjutkan langkah mereka setelah mengalami kekalahan melawan unggulan enam, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi. Meskipun sempat memaksakan permainan ke gim ketiga, Leo dan Daniel harus menyerah dengan skor akhir 14-21, 21-10, 18-21.

Di tengah hasil buruk tersebut, masih ada harapan bagi ganda putra Indonesia melalui Rahmat Hidayat dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pasangan ini berhasil meraih kemenangan di babak 32 besar setelah sebelumnya melewati babak kualifikasi dengan baik. Rahmat dan Kevin akan melanjutkan perjuangan mereka pada hari kedua turnamen.

Selain itu, Pramudya Kusumawardana dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan juga menunjukkan penampilan yang menggembirakan dengan mengalahkan pasangan Inggris, Ben Lane dan Sean Vendy, melalui comeback yang mengesankan dengan skor 16-21, 21-19, 21-17.

Namun, bukan hanya ganda putra yang menghadapi kesulitan. Di sektor tunggal putra, Shesar Hiren Rhustavito juga gagal menembus babak utama setelah kalah dari Kento Momota. Sedangkan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Pratiwi, juga tidak mampu meraih kemenangan, kalah dari Rin Iwanaga dan Kie Nakanishi dengan skor 12-21, 11-21.

Shesar menyatakan bahwa permainan mereka tertekan dari awal dan kurang konsisten dalam mengeluarkan permainan terbaik. "Banyak yang harus diperbaiki, terutama dalam hal fokus saat menghadapi tekanan," tambahnya.

Dengan dua pasangan ganda putra yang masih bertahan, Indonesia berharap dapat melanjutkan perjuangan mereka di sisa turnamen Kumamoto Masters 2023.