Krakatau Steel Raih Kontrak Rp4 Triliun dan Tingkatkan TKDN 60% di Proyek Pipa Gas Dusem
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), melalui anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries, resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem) di Cilegon, Banten pada Kamis (19/2/2026).
Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio KRAS, Hernowo, menuturkan perseroan memasok 83.000 ton pipa baja jenis Electric Resistance Welding (ERW) dan Helical Submerged Arc Welding (HSAW). Produk ini diproduksi dengan spesifikasi internasional API 5L X52 PSL 2, yang dirancang khusus untuk menahan tekanan ekstrem guna menjamin keamanan operasional jangka panjang.
Adapun pipa 20 inci ini dikirimkan oleh Krakatau Steel Pipe Industries dengan panjang mencapai 540 kilometer dengan total berat 83 ribu ton.Hernowo mengungkapkan anak perusahaan KRAS ini menerima kontrak senilai Rp4 triliun atau 60% dari nilai kontrak proyek pipa baja Dusem senilai Rp6,3 triliun.
“Karena pipa migas satu-satunya yang bisa bikin ini, kan, tuntutan dari Kementerian ESDM mendukung industri dalam negeri lewat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang harus tinggi. Krakatau Steel satu-satunya yang membuat pipa migas lokal,” tuturnya kepada awak media.
, KRAS berupaya mengoptimalkan TKDN hingga 60% melalui proyek Pipanisasi Dusem menjadi preseden penting dalam kemandirian industri nasional. Proyek Pipanisasi Dusem merupakan bagian dari jaringan pipa gas bumi dari Duri hingga Belawan. Ditargetkan rampung pada 2027 dan beroperasi pada 2028, proyek ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman ke Jawa, menciptakan efisiensi energi nasional yang signifikan serta mendukung transisi energi hijau di Indonesia.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.




