Konten Kreator AW Ditangkap Polisi Usai Produksi Ganja di Rumah
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Konten kreator berinisial AW (45) ditangkap polisi karena memproduksi narkoba jenis ganja.
Produksi ganja itu dilakukan AW di rumahnya yang berlantai empat di Scandy House 9 Cluster, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Satpam perumahan tersebut berinisial A mengaku syok dengan penangkapan AW.
A menyebut selama ini AW dikenal sebagai sosok yang menjalani aktivitas harian secara normal.
AW sering terlihat berolahraga pagi, mengantar dan menjemput anak sekolah, dan beraktivitas seperti warga pada umumnya.
"Biasanya dia lari pagi, antar anak, kegiatannya gitu-gitu doang. Lari pagi jam 05.30, olahraga di depan rumah, nanti jam 08.00 antar anak sekolah, balik ke rumah terus kerja, terus jam 14.00 atau 14.30 jemput anak," kata A di lokasi, Kamis (12/2/2026).
Ia pun merasa terkejut ketika mengetahui AW terjerat kasus narkoba, bahkan sampai memproduksi ganja di rumah.
"Saya yang kerja di sini aja syok, kaget gitu. Sudah sampai produksi, mungkin kan profesional. Barang-barangnya canggih semua, katanya dari luar negeri," ungkap dia.
Tidak ada kecurigaan dari petugas keamanan maupun warga sekitar. Bahkan ganja yang ditanam di bagian atas rumah disebut terlihat seperti tanaman organik biasa.
"Nggak ada yang curiga, karena kan di atas orang-orang lihat tanamannya organik, dikirannya begitu. Saya selama dua tahun ini juga nggak tahu dia kerjanya apa. Sama sekali nggak tahu dari pertama kali saya kerja di sini," ujar A.
Rumah yang menjadi tempat produksi ganja itu kini kosong tak berpenghuni. Hanya ada satu motor yang terparkir di garasi rumah. Meski demikian, rumah tersebut belum dipasangi garis polisi.
A menuturkan bahwa AW memiliki dua anak yang kini disebut dititipkan di rumah adiknya.
"Anaknya dua, kalau yang saya dapat info sih di rumah adiknya," ucap A.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Nugroho menuturkan, AW pernah tinggal di Amerika Serikat selama empat hingga enam tahun. Di sana, AW terbiasa menggunakan narkoba jenis ganja.
AW pun merasa kesulitan mendapatkan ganja ketika kembali ke Indonesia.




