Komentar Gus Nadir Mengenai Konflik di Timur Tengah saat Seminar di Banjarmasin
Banjarmasin, BBCom - Nadirsyah Hosen, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Nadir, hadir di Banjarmasin pada Jumat (20/04) untuk menyampaikan seminar publik yang membahas tema Kebhinekaan dan Perjuangan Kemerdekaan di Indonesia. Seminar ini diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banjarmasin.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Nadir memberikan tanggapan mengenai situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. Ia menekankan pentingnya agar Indonesia tidak terjebak dalam konflik tersebut. "Mengenai konflik di Timur Tengah yang harus diperhatikan bersama adalah jangan sampai masuk ke Indonesia. Konflik di Suriah contohnya ini sangat complicated. Apalagi melibatkan negara-negara super power seperti Amerika dan Rusia," ujarnya.
Gus Nadir juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam perdebatan yang berkaitan dengan Sunni dan Syiah. Menurutnya, Indonesia telah diakui sebagai kekuatan besar di mata dunia, dan suara Indonesia dihormati di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, ia berharap pemerintah Indonesia dapat berperan aktif dalam menyelesaikan konflik di kawasan tersebut.




