Kerja Sama Militer China-Iran: Jet Tempur J-20 Perkuat Kekuatan Pertahanan Iran
Sumber Foto: Tribun Video
Internasional

Kerja Sama Militer China-Iran: Jet Tempur J-20 Perkuat Kekuatan Pertahanan Iran

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pesawat tempur J-20 China menjadi sinyal bahaya bagi pilot Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Iran berpotensi akan diperkuat dengan empat persenjataan Tiongkok.

Mengutip Tribunnews pada (19/2), hal ini dilaporkan oleh sumber utama dari beberapa media lokal Iran baru-baru ini.

Perlu diketahui, penyerahan maket jet tempur siluman J-20 oleh perwakilan militer Tiongkok kepada komandan Angkatan Udara Iran tidak dimaknai sebagai seremoni semata.

Momen tersebut dinilai sebagai sinyal kuat dimulainya babak baru aliansi pertahanan China–Iran.

Laporan media Iran bahkan menyebut kedua negara telah menyepakati pakta militer raksasa.

Di mana, Iran diprediksi akan menerima empat paket persenjataan canggih.

Termasuk jet tempur generasi kelima J-20, jet J-10C, sistem pertahanan udara HQ-9, hingga radar JY-14.

Analis pertahanan Jack Buckby menilai rencana kerja sama militer Tiongkok–Iran bertujuan mengganti teknologi Barat di Iran dengan sistem modern buatan Beijing untuk mendukung “kedaulatan digital” Teheran.

Kehadiran jet J-20 disebut berpotensi memberi lompatan besar bagi kemampuan udara Iran dan mengubah keseimbangan kawasan.

Buckby memetakan dampaknya mulai dari tergerusnya supremasi udara Israel, sinyal kesiapan Tiongkok memberi dukungan teknologi tinggi, hingga kemampuan Iran menutup Selat Hormuz dengan sistem pertahanan terintegrasi.

Pada akhirnya, Iran diperkirakan beralih penuh ke ekosistem militer Tiongkok yang lebih kebal terhadap sanksi teknologi AS.