Nadir Media - Kementerian Perindustrian dan Perdagangan baru saja menerbitkan dokumen mendesak No. 1162/BCT-TTTN tertanggal 26 Februari 2026, kepada pedagang grosir dan distributor minyak bumi mengenai pengelolaan bisnis minyak bumi.
Pasar minyak global selama periode penyesuaian harga ini (20-25 Februari 2026) dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, termasuk: kebijakan tarif impor sementara AS; peningkatan persediaan minyak mentah AS; ketegangan antara AS dan Iran; dan konflik militer yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina. Faktor-faktor ini telah menyebabkan harga minyak global berfluktuasi, naik dan turun tergantung pada produk tertentu.
Harga rata-rata produk minyak bumi olahan di dunia antara periode penyesuaian harga 20 Februari 2026 dan periode penyesuaian harga 26 Februari 2026 adalah sebagai berikut: 78,238 USD/barel untuk bensin RON92 yang digunakan untuk mencampur bensin E5RON92 (kenaikan 4,668 USD/barel, setara dengan kenaikan 6,34%); 80,628 USD/barel untuk bensin RON95 (kenaikan 4,903 USD/barel, setara dengan kenaikan 6,47%); 92,405 USD/barel untuk minyak tanah (kenaikan 4,500 USD/barel, setara dengan kenaikan 5,12%); 91,673 USD/barel untuk minyak diesel 0,05S (kenaikan 3,918 USD/barel, setara dengan kenaikan 4,46%). 427.860 USD/ton untuk bahan bakar minyak 180CST 3.5S (turun 7.793 USD/ton, setara dengan penurunan 1,79%).
Mengingat perkembangan harga minyak global yang telah disebutkan di atas, fluktuasi nilai tukar VND/USD, dan peraturan yang berlaku, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan serta Kementerian Keuangan telah memutuskan untuk menaikkan harga bensin dan beberapa produk minyak lainnya. Namun, selama periode penyesuaian harga ini, Kementerian juga menurunkan harga bahan bakar minyak 180CST 3.5S.
Oleh karena itu, mulai pukul 15.00 pada tanggal 26 Februari 2026, harga eceran maksimum untuk produk minyak bumi akan diterapkan sebagai berikut: harga bensin E5RON92 naik sebesar 889 VND/liter, dengan harga jual tidak melebihi 19.523 VND/liter; harga bensin RON95-III naik sebesar 999 VND/liter, dengan harga jual tidak melebihi 20.151 VND/liter.
Harga solar 0,05S naik sebesar 754 VND/liter, dengan harga jual tidak melebihi 19.279 VND/liter; harga minyak tanah naik sebesar 854 VND/liter, dengan harga jual tidak melebihi 19.469 VND/liter. Harga bahan bakar minyak 180CST 3,5S turun sebesar 173 VND/kg, dengan harga jual tidak melebihi 15.689 VND/kg.
Selama periode penyesuaian harga ini, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan serta Kementerian Keuangan tidak memberikan kontribusi atau mencairkan dana dari Dana Stabilisasi Harga Bahan Bakar untuk produk apa pun.
Komite antar-kementerian menekankan bahwa rencana pengelolaan harga bensin dan solar bertujuan untuk memastikan bahwa fluktuasi harga bensin dan solar domestik konsisten dengan fluktuasi harga bensin dan solar dunia; untuk terus mempertahankan perbedaan harga yang wajar antara bio-bensin E5RON92 dan bensin mineral RON95 untuk mendorong penggunaan bahan bakar nabati sesuai dengan kebijakan Pemerintah; dan untuk memastikan keseimbangan kepentingan di antara para pelaku pasar.