Kemendagri Dorong Pemda Cepat Tanggapi Kenaikan Harga Bahan Pokok
Sumber Foto: Suara Surabaya
Ekonomi

Kemendagri Dorong Pemda Cepat Tanggapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Ekonomi Bisnis

Tomsi Tohir Sekjen Kementerian Dalam Negeri. Foto: Antara

Tomsi Tohir Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), meminta seluruh jajaran pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat apabila terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.

Ia menegaskan bahwa meskipun tergolong kecil, setiap pergerakan harga perlu ditangani secara serius dan tidak boleh diabaikan.

Menurutnya, lonjakan harga yang tampak ringan pada awalnya berpotensi berkembang menjadi kenaikan signifika apabila tidak diantisipasi melalui pengawasan yang ketat dan respons yang cepat.

“Begitu ada kenaikan di atas harga eceran tertinggi tadi, segera dalami, kenapa naik,” kata Tomsi, Kamis (19/2/2026), seperti dilansir Antara.

Ia menekankan pengawasan harga bahan pokok adalah tanggung jawab utama pemerintah demi melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Penegasan itu disampaikannya di tengah mulai terlihatnya gejolak harga meski Ramadan belum dimulai. “Belum juga masuk (Ramadan), harga sudah naik. Nah ini yang merupakan tantangan kita semua,” ujarnya.

Tomsi juga menyoroti kejanggalan harga di kawasan produsen. Menurutnya, kenaikan harga di wilayah penghasil komoditas justru perlu mendapat perhatian khusus agar tidak terjadi penyimpangan dalam rantai pasok.

“Daerah-daerah penghasil cabai itu malah naik. Ini kan harus jelas nih, kenapa daerah penghasil cabai naik, padahal cabainya melimpah,” kata Tomsi.

Untuk itu, Tomsi meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Satgas Pangan, serta pihak terkait lainnya untuk meningkatkan pengawasan langsung di lapangan.

Ia menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak boleh berhenti di ruang rapat, tetapi harus diwujudkan melalui pemantauan nyata di pasar dan jalur distribusi.

Tomsi juga mengingatkan aparatur agar tidak menilai kenaikan harga dari sudut pandang pribadi, melainkan dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jangan ngukur pakai badan kita. Kalau ngukur pakai badan kita, naiknya sedikit, tapi bagi masyarakat, naiknya kerasa,” tuturnya.

Dengan disiplin, kemauan keras, dan pengawasan yang berkelanjutan, Tomsi berharap pemerintah mampu menjaga harga pangan tetap stabil dan terjangkau sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi kesejahteraan rakyat.(ant/ily/bil)

Harga Bahan Pokok Kemendagri Kementerian Dalam Negeri ramadan

Bagikan

Berita Terkait

Ekonomi Bisnis

Awal Ramadan, Harga Cabai Rawit Merah Turun Pada Kamis Pagi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:22 WIB

Ekonomi Bisnis

Mendag Tegaskan MBG Tidak Picu Kenaikan Harga Ayam

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:30 WIB