Kalimantan Utara dan Sabah Jajaki Kerja Sama Ekonomi Biru untuk Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan
TANJUNG SELOR – Hubungan bilateral antara Kalimantan Utara (Kaltara) dan Negeri Sabah, Malaysia, memasuki fase baru yang lebih strategis. Pemerintah Provinsi Kaltara menerima kunjungan delegasi dari Pemerintah Negeri Sabah pada 7-8 April 2026, yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama lintas batas, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam dan penjajakan konsep ekonomi biru untuk kawasan pesisir kedua wilayah.
Kunjungan ini menjadi kesempatan penting bagi Pemerintah Provinsi Kaltara untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah. Sekretaris Provinsi Kaltara, Denny Harianto, menjelaskan bahwa pertemuan ini dirancang untuk memaparkan kekayaan alam Kaltara, termasuk sektor kehutanan, pertambangan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan pariwisata, kepada pihak Sabah demi tercapainya pertukaran ekonomi yang saling menguntungkan.
Salah satu fokus utama dalam diskusi adalah pergeseran arah kerja sama menuju ekonomi biru, yang menekankan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya laut serta pesisir secara berkelanjutan. Dengan kedua wilayah yang memiliki garis pantai berbatasan langsung, pengelolaan bersama yang berorientasi pada lingkungan dinilai sebagai solusi ideal untuk menjaga ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sepanjang perbatasan.
Selain membahas aspek teknis pengelolaan sumber daya alam, Pemprov Kaltara juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Denny menyatakan bahwa keterbukaan dan keramahan dalam menyambut tamu mancanegara, terutama yang memiliki niat investasi, menjadi prioritas daerah. Dukungan dari masyarakat lokal pun dianggap sebagai faktor kunci agar para investor dari Negeri Jiran merasa aman dan nyaman dalam menanamkan modal di Bumi Benuanta.
Delegasi dari Sabah tidak hanya terdiri dari unsur pemerintahan, tetapi juga melibatkan perwakilan dari lembaga setingkat kamar dagang. Hal ini membuka peluang lebih luas bagi keterlibatan pihak swasta dalam implementasi kerja sama di lapangan. Melalui penjajakan ini, Kaltara diharapkan dapat memaksimalkan potensi geografisnya sebagai mitra strategis Malaysia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang tangguh dan berkelanjutan.




