KAI Tingkatkan Perawatan Kereta di Sumsel Melalui Balai Yasa Lahat
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

KAI Tingkatkan Perawatan Kereta di Sumsel Melalui Balai Yasa Lahat

Nadir Media - RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoptimalkan unit Balai Yasa Lahat guna meningkatkan standar perawatan sarana. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keandalan perjalanan angkutan barang maupun penumpang di wilayah Sumatera bagian selatan secara menyeluruh.

Optimalisasi tersebut dilakukan pada pusat perawatan strategis yang menopang operasional Divisi Regional (Divre) III Palembang dan juga Tanjungkarang. Unit ini menjamin kondisi sarana tetap prima sebelum melayani kebutuhan pelanggan maupun pengiriman berbagai macam komoditas logistik.

“Keandalan perjalanan kereta api sangat ditentukan oleh kualitas perawatan. Balai Yasa Lahat memastikan setiap lokomotif, kereta, dan gerbong berada dalam kondisi optimal sebelum kembali melayani pelanggan maupun angkutan logistik,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Balai Yasa Lahat memiliki lahan luas yang dilengkapi fasilitas 36 jalur kereta api dengan panjang total mencapai 3.842 meter. Infrastruktur memadai tersebut memungkinkan seluruh proses pemeriksaan berkala maupun rekayasa teknik dapat berjalan secara sangat sistematis serta akurat.

Unit ini bertanggung jawab atas operasional lokomotif serta ribuan gerbong yang aktif pada dua wilayah divisi regional lintas Sumatra. Sepanjang 2025 unit tersebut merawat secara rutin sebanyak 61 unit lokomotif serta 2.431 gerbong barang secara sangat terjadwal.

Pengiriman batu bara menjadi komoditas utama dalam distribusi energi nasional melalui lintasan rel kereta api di wilayah Sumatra Selatan. Volume muatan batu bara pada 2025 mencapai 57.522.994 ton atau berkontribusi sebesar 82,4 persen bagi total angkutan perusahaan.

Balai Yasa Lahat turut menyuplai kebutuhan komponen suku cadang bagi Divisi Regional I Sumatra Utara secara berkelanjutan dan cepat. Fasilitas tersebut memberikan dukungan teknis perawatan roda untuk Light Rail Transit (LRT) Sumatra Selatan demi menjamin kualitas standar pelayanan.

“Balai Yasa Lahat menjadi penggerak di balik layar yang memastikan rangkaian angkutan barang, termasuk batu bara, beroperasi tepat waktu dan aman. Pada saat yang sama, layanan penumpang juga ditopang oleh sistem perawatan yang disiplin dan terukur,” kata Anne.

Operasional unit kerja ini menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 beserta prosedur ketat mengenai manajemen seluruh aspek keselamatan kerja. Seluruh pengawasan oleh komite keselamatan dilakukan demi menjaga mutu pekerjaan agar tetap sesuai dengan standar baku yang berlaku.

Transformasi digital melalui aplikasi SIMPRO meningkatkan akurasi dalam merencanakan pengadaan suku cadang secara lebih modern serta sangat efisien. Penggunaan alat Monster Aligator pada 2025 memperpresisi pengujian motor starter serta alternator sehingga berhasil meraih penghargaan tingkat inovasi nasional.

“Penguatan Balai Yasa Lahat merupakan bagian dari strategi KAI dalam membangun sistem perawatan modern yang presisi dan berbasis data. Setiap sarana yang beroperasi di Sumatra Selatan mencerminkan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang andal dan berstandar tinggi,” kata Anne.

Penguatan sistem ini disampaikan melalui keterangan pers pada hari kepada seluruh media. Fokus utama penguatan sarana adalah menjaga keberlanjutan layanan bagi mobilitas masyarakat dan distribusi berbagai komoditas logistik dalam skala nasional.

"Sejauh ini kesiapan kereta yang selalu melayani para penumpangnya sudah melalui berbagai uji coba dan dinikmati dengan baik dalam pelayanannya," ucap Rian, salah seorang penumpang kereta ketika dimintai tanggapannya.