Nadir Media - TRIBUNJAKARTA.COM - Konten kreator sekaligus istri komika Egi Haw, Indira Berliana Dewi, menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf terkait unggahan foto hasil editan kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya bersama politikus Ahmad Sahroni.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun Instagram @indiraberl, Indira menjelaskan bahwa foto yang ia unggah pada 10 September 2025 tersebut merupakan editan AI yang mengikuti tren foto bersama idola di media sosial.
Ia menegaskan tidak memiliki niat menyakiti atau membuat narasi negatif terhadap Ahmad Sahroni.
"Saya Indira Berliana Dewi ingin mengklarifikasikan tentang postingan yang pernah saya upload tanggal 10 September 2025 di akun @indiraberl. Postingan tersebut adalah editan AI mengikuti tren foto dengan idolanya," tulis Indira dalam klarifikasinya.
Ia menyebut pemilihan foto bersama Ahmad Sahroni semata-mata untuk tujuan hiburan.
Karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf secara tulus kepada Sahroni dan keluarganya atas kegaduhan yang terjadi.
Indira juga berharap permintaan maaf tersebut dapat menjadi jalan damai dalam penyelesaian kasus yang tengah berjalan.
Ia memohon agar Ahmad Sahroni bersedia mencabut laporan yang telah diajukan ke pihak kepolisian.
Selain itu, Indira meminta agar proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya dapat segera dihentikan dengan penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).
"Sehingga handphone saya beserta akun dan data yang melekat pada handphone tersebut bisa digunakan kembali sehingga saya bisa beraktivitas seperti mencari nafkah, kuliah dan berkomunikasi seperti sedia kala," ujarnya.
Indira mengaku telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 21 September 2025.
Namun hingga 13 Maret 2026, atau hampir tujuh bulan setelah pemeriksaan, SP3 belum juga diterbitkan.
Ia menyebut kondisi tersebut membuatnya mengalami tekanan psikis, terlebih saat ini dirinya tengah dalam kondisi hamil.
Meski demikian, Indira menegaskan akan lebih berhati-hati dalam membuat konten di media sosial ke depan.
"Saya juga berjanji akan berusaha lebih bijak lagi dalam membuat konten di sosial media ke depannya dan semoga dari kejadian ini kisa semua bisa memetik pelajaran agar bisa lebih bijak dalam bersosial media," katanya.