Harga Gabah Petani di Blora Anjlok, Menjadi Beban Ekonomi
Blora – Musim panen seharusnya menjadi momen yang dinanti-nanti oleh petani untuk meraih hasil dari jerih payah mereka di sawah. Namun, kenyataannya berbeda, harga gabah di Blora justru mengalami penurunan yang signifikan, membuat banyak petani mengeluh.
Nyami, seorang petani berusia 40 tahun asal Desa Plumbon, Kecamatan Ngawen, mengungkapkan bahwa harga gabah basah yang baru dipanen hanya berkisar antara Rp 2.900 hingga Rp 3.300 per kilogram. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu, di mana harga gabah basah bisa mencapai Rp 4.000 atau lebih per kilogram. "Harga gabah remuk, ajur. Ini membuat banyak petani bingung mau menjual panennya kemana," ujarnya pada Senin (08/03).
Selain penurunan harga, petani juga dihadapkan pada masalah cuaca yang tidak mendukung, dengan hujan yang sering terjadi saat panen. Hal ini membuat hasil panen mereka menjadi basah, sehingga sulit untuk dijual. "Sementara kita proses sendiri, mau bagaimana lagi, tidak ada pembeli yang mau beli gabah basah," tambah Nyami.
Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Blora, Sudarwanto, menjelaskan bahwa penurunan harga gabah ini terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Blora. Ia mengungkapkan bahwa daerah yang seharusnya surplus gabah kini menghadapi kesulitan dalam menjual hasil panen. Menurutnya, salah satu penyebab anjloknya harga gabah adalah dampak dari pandemi Covid-19, yang menyebabkan harga jual berada pada titik terendah.
“Memprihatinkan, petani hanya bisa mengeluh. Ditambah lagi, pemerintah malah melakukan impor beras. Ini perlu dikaji ulang, karena dapat menimbulkan ketidakpuasan di kalangan petani,” ungkap Sudarwanto.
Lebih jauh, merosotnya harga gabah juga dipengaruhi oleh kesulitan dalam mendapatkan pupuk bersubsidi. Jika pun ada, stoknya sangat terbatas, sehingga banyak petani terpaksa beralih ke pupuk nonsubsidi. "Masalahnya sangat kompleks. Ini memerlukan keberanian dari pemerintah, karena Bulog pun tidak dapat berbuat banyak akibat regulasi yang ada," tandasnya.




