Harga Emas Batangan dan Perhiasan Fluktuatif di Pasar Indonesia
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Jatim
Ekonomi

Harga Emas Batangan dan Perhiasan Fluktuatif di Pasar Indonesia

PR JATIM — Harga emas di pasar Indonesia pada Minggu pagi ini menunjukkan dinamika yang menarik di tengah perkembangan pasar global dan permintaan lokal. Pergerakan harga ini penting dipantau oleh masyarakat umum, investor maupun calon pembeli emas untuk investasi atau keperluan pribadi.

Update terbaru menunjukkan bahwa harga emas batangan di pasar ritel Indonesia tetap tinggi, dengan angka yang cukup signifikan dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Menurut data dari beberapa rujukan harga, harga emas batangan UBS berada di sekitar Rp2.972.000 per gram, sementara emas batangan Galeri24 mencapai sekitar Rp2.958.000 per gram pada Minggu pagi ini. Angka ini mencerminkan tetap tingginya minat pasar terhadap emas batangan sebagai aset investasi.

Selain itu, data harian dari lembaga penetapan harga juga menunjukan sejumlah pecahan emas batangan lainnya:

0,5 gram diperkirakan sekitar Rp1.551.000

2 gram sekitar Rp5.843.000

5 gram sekitar Rp14.501.000

10 gram sekitar Rp28.925.000

25 gram sekitar Rp71.924.000

100 gram sekitar Rp287.325.000

– serta pecahan lebih besar hingga 1.000 gram.

Sementara itu, tren harga emas perhiasan di pasaran menunjukkan variasi yang berbeda. Beberapa rujukan harga perhiasan seperti Rajaemas dan Lakuemas mencatat harga yang fluktuatif tergantung pada kadar karatnya. Misalnya, harga emas perhiasan 24 karat di Rajaemas berada di kisaran sekitar Rp2.595.000 per gram, sedangkan di Lakuemas sekitar Rp2.439.000 per gram. Harga perhiasan dengan kadar karat lebih rendah seperti 18 sampai 21 karat juga mengikuti tren ini sesuai persentase emas di dalamnya.

Pergerakan harga emas hari ini tak terlepas dari kondisi pasar global. Harga emas dunia pada 8 Februari 2026 berdasarkan acuan spot internasional mencapai jutaan rupiah per gram jika dikonversi dari level dolar AS, mencerminkan permintaan global yang masih kuat di tengah volatilitas pasar uang dan gejolak ekonomi internasional.

Para analis mengatakan bahwa emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang dicari saat kondisi ekonomi global tidak menentu, terutama karena karakter emas sebagai “safe haven” atau aset perlindungan nilai ketika pasar lain mengalami fluktuasi.

Dengan tren harga yang tetap tinggi di pasar batangan dan harga perhiasan yang beragam, bagi masyarakat yang ingin membeli emas kini momentum ini perlu dipertimbangkan sesuai tujuan investasi atau kebutuhan pribadi. Pergerakan harga emas diperkirakan akan terus memantul seiring dengan perkembangan data ekonomi global dan arah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.***