Nadir Media - Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menanggapi penurunan harga bensin dan solar dengan menyatakan bahwa pengelolaan harga harus sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Harga. Meskipun harga bahan bakar telah kembali ke level sebelum konflik di Timur Tengah, harga barang dan jasa lainnya di pasar belum mengalami penurunan serupa.
Menurut Ibu Nguyen Thi Thuy Hien, Wakil Direktur Departemen Manajemen dan Pengembangan Pasar Domestik, konflik militer di Timur Tengah telah menyebabkan lonjakan harga minyak dunia. Hal ini berdampak pada biaya produksi dan transportasi, yang kemudian memengaruhi banyak sektor ekonomi.
Ibu Hien menjelaskan bahwa Kementerian Perindustrian dan Perdagangan telah menerapkan berbagai solusi untuk menstabilkan pasar minyak domestik. Pada periode penyesuaian harga 2 Juli, harga bensin dan solar domestik mengalami penurunan yang signifikan, bahkan mencapai level di bawah harga sebelum konflik. Meskipun demikian, harga barang dan jasa lainnya belum berkurang secara proporsional. Kementerian juga telah melakukan pemeriksaan lebih dari 1.200 kasus terkait penetapan harga di sektor perminyakan dan menjatuhkan denda administratif sebesar 1,3 miliar VND.
Wakil Perdana Menteri Nguyen Van Thang meminta kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap penyesuaian harga barang. Ibu Hien menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan amandemen dekrit tentang bisnis perminyakan untuk mengurangi prosedur administratif dan jumlah perantara dalam distribusi minyak. Rancangan tersebut diharapkan dapat diselesaikan dan diserahkan kepada pemerintah untuk pertimbangan pada bulan Juli.