Hamilton Optimis Hadapi Musim Baru Bersama Ferrari
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Olahraga

Hamilton Optimis Hadapi Musim Baru Bersama Ferrari

SAKHIR – Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton mengungkapkan rasa optimistisnya terhadap mobil anyar Ferrari setelah menjalani hari pertama tes pramusim kedua di Bahrain, Kamis (19/2) waktu setempat. Pembalap asal Inggris itu menyebut mobil baru Scuderia memiliki “DNA”-nya di dalamnya.

Menggeber mobil SF-26 milik Ferrari, Hamilton mencatatkan waktu tercepat ketujuh dengan 44 lap. Sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, tampil lebih impresif dengan 70 lap dan waktu 0,6 detik lebih cepat untuk menempati posisi ketiga.

Setelah musim debut yang mengecewakan bersama Ferrari tahun lalu, Hamilton mengaku kini merasa jauh lebih selaras dengan mobil generasi terbaru tersebut.

Ket. Lewis Hamilton.

“Tahun lalu saya mengemudi mobil yang pada dasarnya saya warisi,” ujar Hamilton. “Sekarang ini mobil yang sudah saya ikuti pengembangannya di simulator selama 10 bulan terakhir. Jadi ada sedikit DNA saya di dalamnya. Saya jelas merasa lebih terhubung dengan mobil ini.”

Untuk pertama kalinya dalam karier panjangnya di Formula 1, Hamilton gagal meraih satu pun podium musim lalu. Adaptasi terhadap lingkungan baru serta karakter mobil menjadi tantangan besar bagi pebalap berusia 41 tahun itu.

Namun menjelang musim baru, ia mengaku berada dalam kondisi fisik dan mental terbaik.

“Saya merasa menghabiskan banyak waktu musim dingin ini untuk membangun ulang diri, memfokuskan kembali pikiran, serta membawa tubuh dan mental saya ke tempat yang jauh lebih baik,” katanya. “Secara pribadi, saya merasa berada di kondisi terbaik dalam waktu yang sangat lama.”

Musim ini menjadi babak baru bagi seluruh tim di grid menyusul perubahan regulasi besar pada sasis dan mesin. Setiap mobil mengalami transformasi signifikan sejak akhir musim lalu, terutama dalam pengembangan unit hybrid yang kini menggabungkan 50 persen tenaga termal dan 50 persen listrik.

Meski demikian, empat tim teratas klasemen konstruktor musim lalu, McLaren, Mercedes, Red Bull, dan Ferrari, diperkirakan tetap menjadi kekuatan dominan.

Tes pramusim di Bahrain difokuskan pada akumulasi lap untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin terkait reliabilitas mesin hybrid serta karakteristik mobil sebelum seri pembuka musim digelar di Melbourne pada 8 Maret mendatang.

Bagi Hamilton, awal yang positif ini menjadi sinyal kebangkitan sekaligus peluang untuk kembali bersaing di barisan depan Formula 1 bersama Kuda Jingkrak.