Global Sumud Flotilla Memperkuat Pelatihan Relawan di Tunisia Sebelum Pelayaran Menuju Gaza
Sumber Foto: MetroTVNews.com
Nadir Fokus

Global Sumud Flotilla Memperkuat Pelatihan Relawan di Tunisia Sebelum Pelayaran Menuju Gaza

Tunis: Gerakan Global Sumud Flotilla (GSF) semakin mematangkan rencana pelayaran menuju Jalur Gaza dengan mengintensifkan pelatihan bagi semua relawan. Pelatihan yang diadakan di Hotel Radisson Tunis, Tunisia, berlangsung dengan simulasi yang mengutamakan fokus dan keseriusan para peserta.

Pada kesempatan ini, gerakan Sumud Nusantara turut berkontribusi dengan memberikan materi pelatihan. Koordinator Sumud Nusantara, Muhammad Nadir al-Nuri, mengungkapkan bahwa GSF dan Sumud Nusantara akan bersama-sama memberangkatkan relawan dari 44 negara untuk berlayar dan berupaya menghentikan blokade terhadap Gaza. Dalam rombongan tersebut, terdapat dua jurnalis dari Metro TV, Iqbal Himawan dan Yahdin Syafrizal.

"Kami akan membuka koridor kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan kepada rakyat Gaza, sehingga bantuan makanan dan kebutuhan lainnya dapat masuk ke wilayah tersebut," ungkap Nadir dalam keterangan tertulis yang diterima pada hari Minggu, 7 September 2025.

Nadir juga menjelaskan bahwa mereka membawa bantuan dalam jumlah besar dari Indonesia dan Malaysia, serta negara-negara lain seperti Pakistan, Maladewa, Thailand, Sri Lanka, dan Filipina. "Negara-negara ini berada dalam kelompok besar bersama negara-negara Arab, dan kami berharap dapat mencetak sejarah melalui misi ini," tegasnya.

Selama ini, Sumud Nusantara telah melaksanakan sepuluh misi untuk menembus Gaza, dan kali ini mereka berencana melakukan salah satu misi terbesar yang pernah ada. "Jumlah kapal dan relawan yang terlibat kali ini adalah yang terbanyak selama ini," katanya.

Relawan dari IGPC Indonesia, Maimon Herawati, menyatakan kesiapan untuk berangkat ke Gaza karena kapal-kapal dari Spanyol sudah mulai tiba di Tunisia. "Masya Allah, ini akan menjadi kenyataan, antara deg-degan dan bahagia (bisa berlayar)," ujar Maimon.

Dia menambahkan, meskipun belum ada kepastian siapa yang akan naik kapal, semua relawan telah siap untuk berlayar.