Nadir Media - Cilegon, (Delik asia) | Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kota Cilegon menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) yang dikemas dengan pelatihan konten kreator dan digital marketing di Bukit Rimbun Jati, Kota Cilegon, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antaranggota sekaligus wadah berbagi ilmu bagi pelaku UMKM dan para kreator konten di Kota Cilegon.
Sekretaris Jenderal FKP Kota Cilegon, Ikrar Mujahid, S.M., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan anggota, khususnya pelaku UMKM, dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi usaha.
“Materi yang diberikan mulai dari bagaimana memulai menjadi content creator, mengelola media sosial, hingga strategi digital marketing melalui platform TikTok dan Instagram. Harapannya kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan minimal dua kali dalam sebulan sebagai ruang berbagi pengalaman dan ilmu antarsesama anggota,” ujarnya.
Menurut Ikrar, FKP Kota Cilegon saat ini memiliki sekitar 500 anggota, sementara peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 50 orang. Ia berharap anggota yang telah lebih dulu berkembang dapat membimbing anggota yang baru memulai.
“Teman-teman yang sudah maju, kontennya sudah bagus bahkan viral, diharapkan bisa berbagi ilmu kepada anggota lain. Dengan begitu UMKM di Kota Cilegon dapat semakin berkembang,” katanya.
“Ketika usaha semakin dikenal melalui konten digital, permintaan meningkat dan pelaku usaha membutuhkan tambahan tenaga kerja. Membuka satu atau dua lapangan pekerjaan saja sudah menjadi kontribusi besar dalam membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon,” jelasnya.
Sementara itu, pemateri sekaligus konten kreator Banten, Lily Arseliana, menyampaikan materi seputar digital marketing untuk pemula, mulai dari personal branding, strategi mengunggah konten, hingga cara membuat video yang menarik agar tidak dilewati oleh penonton.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menjadi konten kreator bukan ditentukan oleh jumlah pengikut ataupun viralnya sebuah video, melainkan kemauan untuk terus belajar dan konsisten.
“Content creator pemula bukan soal siapa yang paling viral atau siapa yang memiliki followers terbanyak. Yang terpenting adalah berani memulai, terus belajar, dan konsisten,” tutur Lily.
Lily yang belum genap satu tahun bergabung di FKP Kota Cilegon mengaku kegiatan tersebut sangat membantu para pelaku UMKM. Menurutnya, kolaborasi antara UMKM dan konten kreator merupakan sinergi yang saling menguntungkan.