Ferdiansyah: Dari Ketua OSIS Menuju Konten Kreator Inspiratif
Nadir Media - Karir Ferdiansyah tidak bermula dari panggung besar. Bermula dari posisi ketua osis termuda semasa di SMK. Benih keberanian untuk unjuk dalam berbicara di publik mulai muncul. Bagi Ferdiansyah kemampuan tersebutlah yang mampu membawanya jauh melangkah hingga ke negeri orang. Sejak di masa sekolah Ferdiansyah aktif di berbagai kegiatan. Sebagai seseorang yang mampu memimpin tim, mengorganisasi kegiatan, hingga mengisi agenda pelatihan, Sampai sampai dipercaya menjadi seorang trainer di berbagai bidang. Mulai dari sistem kerja, pengembangan sumber daya manusia, hingga pelatihan kesiapan kerja bagi generasi muda.
Perjalanan yang dilalui mulai panjang Sejak tahun 2020 hingga 2026, Ferdiansyah tercatat terlibat dalam berbagai agenda pelatihan, seminar, dan kegiatan pengembangan diri di sejumlah daerah. Namanya mulai dikenal publik di berbagai event di Sumatra Barat hingga Jakart a. Bahkan pengalaman yang dimilikinya berhasil membawanya lebih jauh hingga negeri tetangga yaitu * Malaysia dan Brunei Darussalam.
Kemampuan public speaking menjadi senjata utama yang dimiliki Ferdiansyah. Didukung latar belakangnya yang tercatat pernah berkecimpung di lingkungan RRI turut membentuk cara penyampaiannya yang komunikatif dan kuat. Tak heran jika ia juga sering dipercaya menjadi MC, pembicara, serta pengisi berbagai program di sejumlah komunitas maupun platform digital.
Dibalik kemampuannya sebagai trainer dan pembicara, Ferdiansyah juga merupakan sosok yang dikelan produktif di dunia literasi. Hal tersebut ditunjukkan dengan karya karya yang telah diterbitkannya secara nasional. Dengan total 53 buku serta ratusan cerpen dan puisi yang tersebar di berbagai media. Ketekunanya di bidang tersebut membuat nama Ferdiansyah turut dikenal sebagai seniman termuda di Sumatera Barat tahun 2018.
Tak berhenti disana, Ferdiansyah juga aktif membangun berbagai komunitas kreatif. Ia menjadi pendiri 6 komunitas Sastra, yang merupakan sebuah ruang kolaborasi paduan antara para pegiat literasi dan seni agar dapat terus berkarya dan berkembang bersama. Bagi Ferdiansyah, komunitas adalah tempat di mana ide-ide besar bisa lahir dari kolaborasi sederhana.
Pengalaman lain yang dimiliki Ferdiansyah juga menjangkau dunia profesional terutama pada bidang sistem perusahaan. Ia terlibat dalam merancang berbagai konsep sistem kerja seperti KPI, API, hingga sistem perekrutan yang digunakan dalam beberapa perusahaan. Yang mana pengalaman tersebut semakin memperkaya perspektifnya tentang dunia kerja dan pengembangan organisasi.
Kini, perjalanan karier Ferdiansyah masuk ke dalam fase baru. Ia aktif sebagai MC, konten kreator, spesialis media sosial, hingga bagian dari tim multimedia dalam berbagai proyek kreatif. Bagi Ferdiansyah dunia digital yang saat ini ditekuninya menjadi ruang baru untuk terus berbagi gagasan, pengalaman, dan inspirasi kepada generasi muda yang sedang mencari arah karier mereka.
Dari seorang ketua OSIS termuda hingga menjadi trainer yang berbicara di berbagai kota bahkan lintas negara, perjalanan Ferdiansyah menunjukkan bahwa langkah kecil di masa muda bisa menjadi awal dari perjalanan besar. Dan bagi Ferdiansyah, perjalanan itu tampaknya masih jauh dari kata selesai.




