Fenomena Astronomis Menarik di Pekan Kedua Januari 2022
Sumber Foto: Pikiran-Rakyat.com
Sudut Nadir

Fenomena Astronomis Menarik di Pekan Kedua Januari 2022

Pada pekan kedua bulan Januari 2022, dari tanggal 9 hingga 14, terjadi serangkaian fenomena astronomis yang menarik untuk disaksikan. Selama periode ini, setidaknya terdapat tujuh peristiwa yang layak dicatat oleh para pengamat langit.

1. Konjungsi Inferior Venus (9 Januari)

Fenomena ini akan terjadi pada pukul 07.49 WIB, dengan sudut pandang mencapai 4,8 derajat. Konjungsi Inferior Venus merupakan momen ketika Bumi, Venus, dan Matahari berada dalam satu garis lurus. Peristiwa ini terjadi setiap 584 hari, dengan yang terakhir terjadi pada 26 Oktober 2018.

2. Fase Bulan Perbani Awal (10 Januari)

Puncak fase ini akan terjadi pada pukul 01.11.19 WIB. Fase Bulan Perbani Awal ditandai dengan konfigurasi antara Matahari, Bumi, dan Bulan yang membentuk sudut siku-siku, yang terjadi sebelum Bulan Purnama.

3. Ketampakan Pertama Venus saat Fajar (13 Januari)

Venus akan terlihat di langit saat fajar, dapat disaksikan selama 25 menit sebelum Matahari terbit. Fenomena ini berlangsung selama 8 bulan 12 hari, berakhir pada 25 September 2022.

4. Puncak Konjungsi Merkurius-Saturnus (13 Januari)

Konjungsi ini dapat diamati pada awal Senja Bahari, sekitar 25 menit setelah Matahari terbenam. Durasi pengamatan berlangsung selama 45 menit sebelum Merkurius sepenuhnya terbenam.

5. Nadir Ka'bah (14 Januari)

Pada tanggal 14 Januari, Matahari akan berada tepat di atas titik antipode Ka'bah, yaitu titik di belahan Bumi yang berlawanan. Fenomena ini terjadi ketika Matahari berada di nadir bagi pengamat di lokasi Ka'bah, sehingga bayangan Matahari akan mengarah ke kiblat.

6. Apoge Bulan (14 Januari)

Waktu terjadinya apoge Bulan adalah pada pukul 16.17.06 WIB, ketika Bulan berada pada titik terjauh dari Bumi dalam orbit elipsnya.

7. Retrogad Merkurius (14 Januari)

Fenomena gerak retrogad Merkurius berlangsung selama 21 hari dan akan terlihat di konstelasi Kaprikornus. Gerak retrogad adalah pergerakan semu yang membuat planet tampak bergerak berlawanan arah dibandingkan dengan gerakan normalnya ketika diamati dari Bumi.

Dengan rangkaian fenomena ini, para pengamat langit diharapkan dapat menikmati keindahan dan keunikan peristiwa astronomis yang terjadi pada bulan Januari 2022.