Dong Nai Targetkan Ekonomi Digital 30% dari PDB pada 2030
Meningkatkan infrastruktur dan memperbarui tata kelola digital.
Dari total 45 target pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk tahun 2030, Provinsi Dong Nai telah mencapai atau melampaui rencana untuk 4 target; 39 dari 84 tugas utama untuk tahun 2025 telah diselesaikan. Provinsi ini secara bertahap mendekati teknologi strategis seperti 5G, keamanan siber, robotika, dan teknologi pengolahan canggih di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Indeks Inovasi Lokal (PII) Dong Nai saat ini berada di peringkat ke-12 dari 34 provinsi dan kota. Provinsi ini telah menetapkan bahwa infrastruktur digital harus selangkah lebih maju, berfungsi sebagai fondasi bagi pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital. Saat ini, 100% kecamatan dan desa memiliki kabel fiber optik broadband; lebih dari 7.200 stasiun BTS telah dipasang, termasuk 647 stasiun 5G.
Gudang data digital dan portal data terbuka provinsi telah dioperasikan, terhubung ke Pusat Operasi Cerdas (IOC). Sistem manajemen operasional di lembaga-lembaga Partai telah diimplementasikan di semua tingkatan; Kongres Partai Provinsi untuk periode 2025-2030 akan diselenggarakan sesuai dengan model "kongres tanpa kertas".
Provinsi ini telah mengintegrasikan lebih dari 2.000 prosedur administrasi ke dalam Portal Layanan Publik Nasional; dan mengumumkan lebih dari 1.900 prosedur yang dapat diimplementasikan tanpa memandang batas administratif. Tingkat pemrosesan aplikasi secara daring di seluruh proses telah mencapai hampir 90%. Indeks pelayanan warga dan bisnis Dong Nai menempati peringkat ke-3 dari 34 provinsi dan kota di seluruh negeri; tingkat transformasi digitalnya termasuk dalam 14 daerah teratas.
Upaya reformasi administrasi terlihat jelas di bidang-bidang seperti pengelolaan lahan. Dong Nai dianggap sebagai salah satu daerah terdepan dalam membangun data lahan; dan secara bersamaan menyelesaikan basis data penting seperti rekam medis elektronik, rekam medis elektronik, rekam sekolah elektronik, dan basis data anggota partai…
Provinsi ini juga menerapkan Rencana No. 75/KH-UBND tentang migrasi dan integrasi sistem teknologi informasi bersama ke Pusat Data Nasional. Sistem prioritas meliputi: IOC provinsi, sistem informasi penyelesaian prosedur administrasi, sistem manajemen dan operasi Dong Nai-S, platform interoperabilitas provinsi (LGSP), dan sistem email resmi.
Migrasi ini diperlukan untuk memastikan kelancaran operasional layanan publik dan manajemen; kepatuhan ketat terhadap standar keamanan informasi dan perlindungan data pribadi; serta kesesuaian dengan Kerangka Arsitektur Utama Digital Nasional. Dinas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Provinsi ditugaskan untuk memimpin peninjauan, evaluasi, dan pendaftaran sumber daya; Dinas Kepolisian Provinsi akan memantau keamanan informasi dan mendukung koneksi data penduduk setelah integrasi.
Menuju Pemerintahan Digital 4.0
Dengan basis industri yang kuat, sistem kawasan industri yang besar, dan proyek infrastruktur utama seperti Bandara Internasional Long Thanh dan jaringan jalan tol, Dong Nai bercita-cita untuk menjadi pusat pertumbuhan baru.
Provinsi ini telah menetapkan target spesifik: kontribusi produktivitas faktor total (TFP) terhadap pertumbuhan akan melebihi 60%; ekspor produk berteknologi tinggi akan mencapai setidaknya 50%; pengeluaran anggaran untuk ilmu pengetahuan dan teknologi serta transformasi digital akan diupayakan melebihi 3% pada tahun 2026; dan ekonomi digital akan menyumbang 30% dari perekonomian nasional pada tahun 2030.
Saat ini, ekonomi digital provinsi tersebut menyumbang sekitar 7,5%, oleh karena itu periode dari tahun 2026 hingga 2030 diidentifikasi sebagai jangka waktu yang krusial. Fokus pembangunan akan berpusat pada Taman Teknologi Tinggi Dong Nai, Taman Teknologi Digital Long Thanh, dan rencana pembangunan Pusat Data Hyperscale.
Menurut para pemimpin provinsi, Dong Nai menargetkan model pemerintahan digital "versi 4.0", di mana proses administrasi sepenuhnya didigitalisasi, data terhubung dan dibagikan tanpa hambatan, membantu para pemimpin membuat keputusan yang lebih cepat dan akurat, sekaligus melayani warga dan bisnis dengan nyaman dan transparan.
Provinsi ini juga mengidentifikasi bisnis sebagai pusat ekosistem inovasi, dengan warga sebagai penerima manfaat dan pelopor dalam membentuk ekonomi digital dan masyarakat digital. Solusi dukungan terkait pajak, lahan, dan prosedur administrasi akan diimplementasikan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Implementasi serentak Resolusi 57-NQ/TW menunjukkan pergeseran dalam pemikiran pembangunan Dong Nai. Dengan infrastruktur digital yang diperkuat dan mekanisme terobosan yang sedang dirancang, provinsi ini menetapkan tujuan agar ekonomi digital menyumbang 30% dari PDB pada tahun 2030 sebagai tantangan besar namun dapat dicapai jika seluruh sistem politik bertindak tegas.




