Nadir Media - Dian Swastatika (DSSA) menginjeksi Bali Media Telekomunikasi (BMT) dengan nilai transaksi mencapai USD502,56 juta atau setara Rp8,54 triliun. Transaksi ini dilakukan melalui anak usaha perseroan, DSST Mas Gilang, yang menyerap 8.539.999.121 saham BMT pada harga pelaksanaan Rp1.000 per lembar.
Transaksi tersebut bertujuan untuk memperkuat fondasi bisnis DSSA, memperluas kapabilitas operasional dan teknologi, serta mempercepat integrasi ekosistem digital. DSSA menilai langkah ini penting untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang dan memanfaatkan peluang pasar.
DSSA percaya bahwa akuisisi ini akan meningkatkan sinergi, optimalisasi sumber daya, serta memperkuat posisi dan daya saing di tengah perkembangan industri. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk membangun ekosistem layanan digital yang kompetitif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perseroan sebagai penyedia solusi digital terintegrasi di Indonesia. Selain itu, DSSA juga memerlukan penguatan struktur permodalan pada BMT untuk memastikan kapasitas pendanaan yang memadai bagi strategi bisnis dan proyek strategis.
Sampai dengan 31 Maret 2026, DSSA mencatat pendapatan usaha sebesar USD693,2 juta dan laba periode berjalan mencapai USD118,5 juta. Total aset DSSA mencapai USD4,6 miliar, dengan posisi ekuitas sebanyak USD2,4 miliar. Dalam konteks pertumbuhan ekonomi digital dan akselerasi transformasi digital, DSSA menganggap penting untuk memiliki infrastruktur digital yang terintegrasi dan andal.