Danantara: Perminas Dibentuk untuk Kelola Logam Tanah Jarang Meski Ada BUMN Tambang
Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyatakan pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) pertambangan baru, PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), dilakukan sebab Indonesia membutuhkan perusahaan pelat merah yang hanya fokus mengelola mineral strategis seperti logam tanah jarang (LTJ).
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyatakan instansinya memang sedang memasifkan penutupan dan penggabungan perusahaan pelat merah, sebab jumlah BUMN di Indonesia terbilang sangat banyak.
Akan tetapi, Dony mengklaim pembentukan Perminas bukan berarti aksi Danantara dalam memasifkan penutupan dan penggabungan BUMN menjadi sia-sia.
Dia menyatakan Danantara memang melakukan aksi perampingan perusahaan pelat merah, khususnya bagi BUMN yang merugi. Sementara itu, Perminas diklaim perlu dibentuk sebab belum ada BUMN yang khusus mengelola LTJ.
“Katanya mengurangi, tetapi kok ini nambah. Contohnya misalkan ada Perminas. Misalkan kemarin udah dijelasin sama Pak Rosan Perminas itu untuk rare earth karena memang kita butuh perusahaan karena kita punya alat-alat,” kata Dony ditemui di kompleks parlemen, Rabu (4/2/2026) petang.
Baca Juga
Bos Danantara Beber Rencana Perminas untuk Logam Tanah Jarang
Telaah Alasan Tambang Martabe Mau Dioper ke Perminas, Bukan Antam
Perminas Sudah Incar Tambang Mineral Kritis, Lokasi Masih Rahasia
Next article →




