Anak Muda Kembali Melirik Ta’aruf sebagai Jalan Menuju Pernikahan
Sumber Foto: republika.co.id
Sosial

Anak Muda Kembali Melirik Ta’aruf sebagai Jalan Menuju Pernikahan

Nadir Media - Aplikasi Taaruf untuk mencari pasangan bagi anak muda

Red: Intan Pratiwi

Seorang wanita menggunakan aplikasi taaruf online (ilustrasi). Seorang psikiater di Arab Saudi meluncurkan platform taaruf bernama Awaser.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di tengah budaya perkenalan yang serba cepat dan instan, sebagian anak muda Muslim mulai kembali melirik ta’aruf sebagai jalan menuju pernikahan. Proses yang menekankan keseriusan, kejelasan niat, dan keselarasan nilai ini dinilai lebih memberi ketenangan dibanding hubungan yang dibangun sekadar dari kesan awal.

Fenomena hubungan yang “ramai di awal” namun berakhir tanpa kejelasan kerap menjadi pengalaman berulang di kalangan generasi muda. Kecocokan yang bertumpu pada tampilan dan interaksi singkat sering kali tak cukup kuat menopang perbedaan prinsip hidup di kemudian hari.

Dari situ, muncul kecenderungan untuk menempuh proses yang lebih terarah. Bagi sebagian anak muda, ta’aruf bukan dipahami sebagai pendekatan yang kaku, melainkan ruang untuk membicarakan hal-hal mendasar sejak awal, seperti visi pernikahan, nilai keluarga, rencana hidup, hingga batasan yang ingin dijaga bersama.

Data menunjukkan bahwa pernikahan tak lagi otomatis terjadi di usia muda. Sebanyak 71,04 persen pemuda Indonesia pada 2025 tercatat belum menikah. Dalam sepuluh tahun terakhir, angka pernikahan juga menurun sekitar 30 persen, dari sekitar 2,1 juta pada 2014 menjadi 1,47 juta pada 2024. Kondisi ini memperlihatkan bahwa keputusan menikah semakin dipertimbangkan secara matang.

Di sisi lain, sebagian generasi muda mulai merasa lelah dengan pola perkenalan berbasis visual yang terlalu cepat. Kekhawatiran terhadap penipuan, interaksi yang tidak serius, hingga pengalaman yang kurang menyenangkan mendorong mereka mencari mekanisme yang lebih jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Merespons kebutuhan tersebut, PT Setara Komunika Futura menghadirkan Sekufu, platform matchmaking bagi Muslim Indonesia yang membantu menemukan pasangan hidup melalui lingkaran terdekat.

Sekufu diluncurkan pada Februari 2026 dan tersedia bagi pengguna di seluruh Indonesia melalui situs web dan aplikasi Android.

“Banyak orang ingin pendekatan yang lebih serius dan lebih terstruktur. Kami percaya kecocokan nilai hidup dan kesiapan menuju pernikahan perlu menjadi fondasi, bukan sekadar kesan pertama,” ujar Co-founder sekaligus COO Sekufu, Zahra Sharfina.

Platform ini menekankan profil yang lebih mendalam berbasis nilai dan visi hidup, serta koneksi melalui circle pengguna. Dengan pendekatan tersebut, Sekufu berupaya menghadirkan ruang pertemuan yang mendorong proses saling mengenal secara lebih matang.

Bagi sebagian anak muda Muslim, membangun hubungan hari ini bukan lagi soal banyaknya kenalan, melainkan menemukan keselarasan nilai yang dapat menjadi fondasi kehidupan bersama.

Ikuti Whatsapp Channel Republika

Advertisement

taaruf

generasi muda

jodoh

Berita Terkait

Ameera - 15 jam yang lalu

6 dari 10 Anak Muda Urban Pilih Self-Diagnose Saat Sakit

News - 15 jam yang lalu

CoFest Universitas Pembangunan Jaya 2026 Rayakan Tema “Joyful Generation” Sarat Kreativitas

Khazanah - 17 May 2026, 07:13

PBNU Soal Yakuza: Harus Mampu Rangkul Anak Muda

Ekonomi - 15 May 2026, 23:00

OJK: Gen Z Rentan FOMO dan Keputusan Keuangan tidak Bijak

Ekonomi Syariah - 13 May 2026, 18:17

KNEKS: Layanan Syariah Jangan Cuma Jual Label Halal

Ekonomi Syariah - 12 May 2026, 17:12

BYOND 6,55 Juta User dan QRIS Saudi Jadi Strategi BSI Rebut Generasi Muda

Ekonomi Syariah - 11 May 2026, 19:31

Bangun Ekonomi Syariah dengan Bonus Demografi Generasi Muda

Ameera - 08 May 2026, 14:35

Frugal Living Ternyata Makin Diminati Anak Muda

Berita Lainnya

Khazanah - Senin , 18 May 2026, 22:06 WIB

Pewarta Foto Indonesia Ikut Kawal Keselamatan Jurnalis Republika

Khazanah - Senin , 18 May 2026, 21:31 WIB

Hidayat Nur Wahid Desak Pemerintah Segera Selamatkan Dua Jurnalis Republika yang Diculik lsrael

Khazanah - Senin , 18 May 2026, 20:18 WIB

Kata CEO Rumah Zakat Terkait Relawannya yang Diculik Tentara Israel

Khazanah - Senin , 18 May 2026, 20:11 WIB

Festival Kurban Maslahat Beri Literasi untuk Warga Jakarta yang Ingin Berkurban

Khazanah - Senin , 18 May 2026, 19:53 WIB

PM Malaysia Angkat Bicara soal Penculikan 100 Aktivis Kemanusiaan: Israel Biadab